Indonesia Tanpa Sampah Elektronik Bersama Smartjual.com



    Impor telepon genggam (Handphone) Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sesuai data kementerian perindustrian dan sumber lain KSO Sucofindo-Surveyor Indonesia tercatat 54.742.859 unit handphone di impor oleh Indonesia pada tahun 2014 dan diprediksi tahun 2015 ini akan mengalami kenaikan. Handphone merupakan “commodity for the dump” artinya produk yang dihasilkan untuk cepat usang. Setiap produsen handphone berlomba-lomba untuk mengeluarkan varian baru yang lebih canggih sehingga produk lama akan tersingkirkan. Begitupun dengan pengguna handphone, masyarakat menengah ke atas cenderung untuk mengganti handphonenya, jika ada varian baru yang lebih canggih dan hargapun tidak menjadi persoalan. Hari ini Anda menggunakan Iphone 5, tetapi besok Anda bisa saja menggunakan Iphone 6. Kemana Anda salurkan handphone bekasmu ?


    Kebanyakan pengguna handphone tidak tahu bagaimana cara memperlakukan Handphone bekas tersebut. Untuk handphone bekas yang masih berfungsi, sebagian pengguna akan menjual kembali ke konter handphone atau ke pengguna lain, sebagian lagi dibiarkan dirumah atau dibuang. Hal ini yang nantinya menjadi penyebab adanya sampah elektronik ( Electronics Waste / E-waste ). Anda bisa bayangkan berapa banyak handphone bekas yang beredar di Indonesia, dan berpotensi menjadi sampah elektronik (E-waste) setiap tahunnya. Jika sampah elektonik ini tidak ditanggulangi dengan benar, maka akan merusak kesehatan dan lingkungan. Seperti halnya handphone, di dalam sebuah handphone banyak terdapat zat-zat beracun seperti timbal, merkuri, kromium dan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan, kesehatan dan kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya.


    Kondisi ini telah menarik perhatian sekelompok anak muda Indonesia untuk menciptakan “Smartjual.com” dan membangun tim kecil di Jakarta untuk menyediakan solusi penanggulangan sampah elektronik secara online. Tim ini dipelopori oleh Putrasio Berlianda Ryan yang merupakan Marketing and Communication Manager dari Smartjual.



        “Saat ini kami mulai dari handphone, pad dan tablet (gadget) bekas. Nantinya kami akan memperluas ke     kategori lain seperti komputer, laptop, kamera, printer dan perangkat elektronik lainnya” ungkap Ryan saat     di wawancarai di kantor Smartjual, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.


    Smartjual menyediakan wadah untuk menjual gadget/handphone bekas secara online. Anda cukup masukkan tipe dan kondisi gadget, sistem kami secara otomatis akan memberikan harga terbaik untuk handphone bekas Anda. Kemudian teknisi Smartjual akan menjemput ke tempat Anda secara gratis. Untuk saat ini penjemputan gratis masih tersedia di wilayah jakarta, dan untuk diluar jakarta bisa menggunakan jasa kurir.

    Gadget bekas yang masih berfungsi baik akan disalurkan ke pengguna baru melalui recycler partner (pendaur ulang/konter HP), dan untuk gadget bekas yang sudah tidak berfungsi lagi, akan dipisahkan komponennya dan disalurkan ke perusahaan pengolah limbah elektronik.

    Smartjual telah memulai aktivitas “Go Green Bersama Smartjual” secara online dan offline, sesuai tagline smartjual yaitu “Be Smart Go Green”, Jadilah masyarakat pintar untuk membuat Indonesia lebih baik. Kami ingin mengingatkan kepada semua masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kepeduliannya terdapat lingkungan. Jangan biarkan gadget bekas Anda menjadi sampah elektronik, jual saja di Smartjual.com!


Sumber:

Info Jakarta

Gizmo.id